Anggota DPR RI mengunjungi Riyadh

Ppmiriyadh.com – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), melakukan kunjungan kerja ke Riyadh, Arab Saudi, yang diwakili oleh Fahri Hamzah (Wakil Ketua DPR RI), Henry Yosodiningrat (F-PDIP), M Safrudin Nurhasan Zaidi (F-PKS), Taufiqulhadi (F-Nasdem) dan Lukman Edy (F-PKB).

Setibanya di Bandara King Khalid, Selasa (19/12), rombongan delegasi DPR RI langsung disambut hangat oleh Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebril. Adapun agendanya selama di Riyadh untuk menemui Majelis Syuro (Parlemen) Arab Saudi, pertemuan dengan KBRI, pekerja migran, mahasiswa dan masyarakat Indonesia.

Pertemuan dengan Pekerja Migran Indonesia di Ruhama (Rumah Harapan Mandiri) dan silaturrahim bersama masyarakat Indonesia di KBRI Riyadh menjadi agenda mereka pada Rabu (20/12). Fahri Hamzah menjelaskan bahwa kedatangannya ke Riyadh, Arab Saudi, guna mensosialisasikan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia yang baru saja disahkan oleh DPR RI pada Oktober 2017 melalui Rapat Paripurna DPR RI. Menurut beliau, Undang-undang ini sebagai bagian dari perjuangan negara dalam memberikan perlindungan dan kepastian Buruh Migran Indonesia ketika ditempatkan di Luar Negeri.

Kamis (21/12), Fahri Hamzah beserta rombongan melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua Parlemen (Majelis Syuro) Kerajaan Arab Saudi di Kompleks Istana Yamamah, Riyadh. Pertemuan ini merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya Ketua Parlemen Arab Saudi melakukan kunjungan resmi ke Parlemen Indonesia, beberapa saat sebelum Raja Salman tiba, Maret 2017.

Malam harinya, Delegasi DPR RI melakukan silaturrahim dengan teman-temen mahasiswa di asrama King Saud University. Fahri Hamzah memberikan beberapa wejangan kepada mahasiswa yang salah satunya adalah untuk jangan terlalu memikirkan persoalan-persoalan yang terlalu provokatif, tetapi sebaiknya yang menjadi fokus para pelajar yaitu menekuni apa yang sedang dipelajarinya secara mendalam. Byan Aqila Ramadhan sebagai Ketua PPMI Arab Saudi pun tidak mau ketinggalan mengambil kesempatan diskusi ini untuk menyampaikan aspirasi teman-teman dari PPI Timur Tengah mengenai Tenaga Musiman (Temus) Haji yang koutanya dikurangi untuk kalangan mahasiswa.

Diskusi singkat yang menarik itu diakhiri dengan sesi foto bersama. Dan para Anggota Dewan pamit sekaligus meminta doa agar Negara Indonesia terus menjadi lebih baik dan bisa menjadi guru bagi negara-negara lainnya di dunia. Pertemuan dengan mahasiswa menjadi agenda terkahir mereka di Riyadh, yang selajutnya besok melakukan perjalanan ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah umroh dan pulang ke Indonesia dari Jeddah.

Link galeri : https://www.facebook.com/pg/PPMI-Riyadh-240305082836450/photos/?tab=album&album_id=750043891862564

 

You May Also Like

Leave a Reply

%d bloggers like this: